SEKILAS INFO
: - Monday, 27-09-2021
  • 7 bulan yang lalu / Anda Memasuki Kawasan Sekolah Tangguh “SMADA KEDIRI”
  • 7 bulan yang lalu / Anda diwajibkan mematuhi protokol kesehatan “5M”, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas
Smadapala dalam Lomba Jejak Mercator KTMG

Pandemi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi, seperti prestasi yang telah diraih salah satu unit di SMADA, Unit SMADAPALA. Unit yang bergerak di bidang jelajah alam ini telah menolehkan prestasinya di bulan Februari kemarin dalam Lomba Jejak yang diadakan oleh Mercator KTMG dari FT Universitas Gajah Mada.

Lomba ini dimulai dari bulan Januari dan berlanjut pada babak penyisihan yang dilaksanakan tanggal 26-28 Februari 2021. Lomba Jejak sendiri merupakan lomba langganan yang diikuti oleh Unit SMADAPALA loh! tetapi yang membedakan pada tahun ini Lomba Jejak tidak dilaksanakan langsung di UGM melainkan di daerah masing-masing.

Lomba ini diikuti oleh pelajar SMA di seluruh Indonesia. Unit SMADAPALA sendiri mengeluarkan 3 tim yang dimana satu tim terdiri dari 3 orang.

Ketiga tim telah menyiapkan banyak hal untuk lomba ini, karena perlombaan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada perlombaan ini materi terfokus pada Demografi, Matematika, dan Sejarah. Selain itu mereka perlu menyiapkan ketahanan tubuh, karena terdapat acara untuk menjelajah seluruh Kota Kediri.

Persiapan ketiga tim tentunya tidak sia-sia. Ketiga tim berhasil menyisihkan puluhan peserta dan lolos dalam babak final. Tentunya ini menjadi hal baru bagi para peserta karena mereka harus menjelajahi daerahnya masing-masing.

“Dari kegiatan ini aku sama temen-temen jadi tau daerah-daerah asing di Kota Kediri, selain itu kita juga belajar buat masang titik koordinat sebagai petunjuk jalan.” jelas Zayyan, salah satu peserta Lomba Jejak.

Lomba Jejak ini tentunya memberi kesan tersendiri bagi para peserta. Dari lomba ini mereka harus benar-benar menyiapkan fisik dan mengatur waktu dengan baik antara persiapan lomba dan pelajaran di sekolah. Tentu ini cukup melelahkan, tetapi kita harus ingat bahwa pelangi yang indah akan datang setelah badai dan hujan.

“Yang penting kita harus yakin dan nggak boleh setengah-setengah kalau ikut lomba.” Ucap Zayyan.

Artikel ini dibuat oleh Dewan Pers Smada. Jumat, 4 Maret 2021

TINGGALKAN KOMENTAR

Categories